Welcome to my blog :)

free counters

Rabu, 07 Juli 2010

ff : I Love You, oh Thank You (ep.2)

ep. 1 : “Nah, sudah sampai tuan putri…” kata Taemin.
“Heng? Loh sudah sampai? Terima kasih ya,” Sara mengucek-ngucek kedua matanya.
“Ya ampun, kamu tadi tidur? Sempet-sempetnya tidur di motor,” Taemin mengomel heran.
“Ngantuk banget sih hehe, makasih ya, muah!” Sara iseng kasih kiss bye sambil cengar-cengir. Taemin masih geleng-geleng aja sama kelakuan Sara.
“Loh, ada Taemin? Ayo mampir dulu,” tiba-tiba Sungmin oppa keluar.
“Engga usah hyung, terima kasih. Ini sudah larut saya harus pulang. Selamat malam,” jawab Taemin sopan.
“Baiklah, selamat malam.” Sambung Sungmin Oppa. Sara melambaikan tangannya pada Taemin dan masuk rumah.
Sara langsung melempar tubuhnya ke Sofa. Sepatunya dilempar kemana-mana. Jeketnya juga. Jeket?
“YA AMPUN!”


ep.2. I Love You, oh Thank You ...

“Ada apa lagi?” kata Sungmin oppa. “Kamu ini anak perempuan jorok sekali masa sepatu dilempar kemana-mana sih?” Sara tidak mempedulikan omelan Sungmin oppa dan langsung berlari keluar sambil membawa jeketnya Taemin.
“Kamu mau kemana?”
“Aku lupa mengembalikan jeket Taemin. Lagipula kenapa si Taemin itu tidak memintanya balik?”
“Kamu bisa balikin besok. Kan?” kata Sungmin oppa.
“Tapi kasian Taemin, kalo dia masuk angin gimana? Padahal besok konser,” Sara masih menatap ke jalanan yang sudah sepi dan tentunya tidak ada Taemin disana.
“Ya sudah besok saja. Kamu juga harus istirahat untuk besok. Seharusnya kamu bersyukur punya pacar yang perhatian seperti Taemin.” Kata Sungmin oppa asal-asalan.
“Taemin bukan pacarku, oppa!” jawabku ketus dan segera masuk lasgi ke rumah. Sungmin oppa hanya tersenyum melihat kelakuan adik kecilnya. Sara segera menuju kamarnya untuk mandi lalu tidur.
“Selamat malam oppa,”
“Semalat malam”
***
Ke esokan harinya…
Hari ini waktunya klub Musik untuk menggelar konser pertama mereka. Sara dan yang lan sudah bersiap-siap. Di belakang panggung mereka masih sibuk berdandan. Sara ada penampilan duet Piano dan Biola bersama Taemin. Senang rasanya bisa mempersembahkan music untuk orang-orang.
“Sara ini gaunmu untuk duet kita. Cepat pakai. Bajunya sepasang loh sama Taemin,” Key memberikan gaun berwarna putih itu dan mulai menggoda Sara.
“Lalu?” jawab Sara singkat. “Ehm, Key, setelah ganti pakaian bantu aku berdandan!” Key segera mengangguk tanda setuju lalu meninggalkan Sara.
15 menit kemudian…
Sara sudah berganti pakaian dan sudah berdandan dengan cantik. Key memang hebat! Sara yang bertubuh mungil kelihatan sangat cantik dengan gaun putih itu dan pernak-perniknya. Tapi Ia sama sekali belum melihat Taemin. Dimana Taemin?
“Kyaa, Sara kau cantik sekali!” seseorang berkata dengan suara yang ku kenal.
“Kau menyukaiku? Kalau begitu jadilah pacarku!” kata Sara iseng.
“Mungkin akan ku terima tawaranmu jika aku laki-laki,” kata Nicole. Kami pun tertawa (Iya lah, apa harus nangis?)
Tiba-tiba seorang pria tampan dengan kemeja putihnya menghampiri Sara. “Sara? Wow, kau terlihat, ng, beda!” kata Pria itu yang tak lain adalah Taemin.
“Wah Taemin basa-basi rupanya. Ya, Sara, sebenarnya Taemin itu mau bilang kau sangat cantik tapi malu-malu” Ledek Jonghyun yang kebetulan lewat. Sara hanya tersenyum dan tidak berkomentar. Dibilang begitu Taemin jadi salah tingkah, garuk-garuk kepala yang tidak gatal.
***
Sara POV
Itu Taemin? Dia tampan sekali. Berbeda dari biasanya. Kelihatan lebih dewasa. Loh? Kenapa aku? Kok jadi pengagum Taemin begini? Pake deg-degan pula… Aduh bisa nervous nih!
***
Taemin POV
Ya ampun, Sara cantik sekali. Aku jadi gugup. Tunggu, bukan cantik, tapi benar-benar cantik!
***
Konser sudah dibuka. Banyak sekali penonton yang datang. Anak klub music pun tidak ada yang menyangka penontonnya akan memadati ballroom seperti ini. Season I dimulai dari penampilan Solo, Season II untuk duet, Season III untuk band atau grup, dan season terakhir adalah sesi orchestra.
Kini saatnya penampilan dari Sara dan Taemin. Bereka berdua naik ke atas stage dengan tangan bergandengan. Kelihatan sangat serasi. Lalu mereka member salam.
“Taemin, aku gugup,” bisikku pada Taemin. Taemin menggenggam tangan Sara lebih erat.
“Percaya kau bisa Sara! Kita pasti bisa!” Taemin meyakinkan Sara. Dan Taemin pun melepaskan genggamannya. Taemin menuju ke pianonya dan Sara pun mengambil biolanya. Sesekali Sara curi-curi pandang kea rah penonton dan, aha! Minho duduk di bangku VIP rupanya. Sara berharap Minho memperhatikannya.
Dan selesai. Permainan duet yang sangat baik dari Sara dan Taemin.
***
Dibelakang panggung…
“Kita bisa!” kata Sara girang lalu memeluk Taemin. Taemin kaget di peluk begitu dan disana juga banyak anak klub music yang memperhatikan mereka. Menyadari hal itu Sara langsung melepaskan pelukannya pada Taemin.
“Wow, pasangan baru nih! Cinta lokasi di stage,” Henry meledek Sara dan Taemin. Wajah keduanya pun memerah.
“Kami hanya partner di panggung ko! Tidak lebih,” Sara angkat bicara. Taemin diam saja dan hanya tersenyum.
“Taemin-ssi, ada yang mau bertemu denganmu! Sara juga!” teriak Key dari belakang.
Sara dan Taemin saling berpandangan seakan saling bertanya ‘siapa?’. Mereka pun menghampiri Key. Oh Minho ternyata dan… Seorang cewek?
“Oh, Minho?” Tanya Taemin cukup terkejut dengan kehadiran Minho dan seorang cewek yang terus-terusan nempel sama Minho.
“Hai, Taemin. Permainanmu bagus sekali! Ehm, Kau juga bagus Sara. Selamat untuk kalian berdua,” Minho member selamat kali ini dengan senyum.
“Terima kasih,” kata Sara dan Taemin.
“Oh iya, perkenalkan namaku tiffany. Aku suka sakali permainan biolamu Sara! Aku sangat terkesan,” kata cewek ganjen yang bernama Tiffany itu. Dia tetap lengket pada Minho.
“Terima kasih banyak, aku tersanjung,” kata Sara yang terkesan ‘terpaksa’ dengan terima kasihnya.
“Siapa sih cewek ini? Gatel banget deket-deket Minho sok rangkul-rangkulan pula,” gerutu Sara dalam hati. Sebenarnya Ia tak mau marah-marah tapi karena sikap cewe ganjen tu dia jadi kesal sendiri.
“Oh iya, aku juga lupa bilang, aku pacarnya Minho.” lanjut Tiffany. Minho hanya mesem-mesem sementara Sara? Bisa dibayangkan wajahnya saat ini.
Sara merasa pipinya panas begitupun dengan matanya. Sara masih berusaha tersenyum agar airmatanya tidak jatuh.
“Maaf, saya permisi dulu, mau ke belakang,” kata Sara cepat dan langsung berlalu meninggalkan mereka. Taemin heran melihat sikap Sara.
Henry melihat Sara lewat dengan air mata di pipinya dan Henry pun menahannya.
“Sara kamu kenapa?” Henry menarik tangan Sara dan Sara hanya diam. Henry berusaha menenangkan Sara. Sara menangis sejadi-jadinya di pelukan Henry.
“Ceritakan ada apa ini?” Tanya Henry lagi saat keadaan mulai tenang. Taemin masih mencari-cari Sara dan Ia dapati Sara berada di pelukan Henry. Taemin hanya tersenyum simpul melihat itu dan pergi meninggalkan mereka.
“Minho… Dia sudah punya pacar, Orang yang selama 1 tahun ini ku sukai” kata Sara yang masih terisak. Henry mengusap kepala Sara, “Sabarlah, masih banyak yang lebih baik dari dia,”. Henry mengusap air mata di pipi Sara.
“Sekarang jangan meangis lagi, aku hanya mengenal Sara yang kuat,” Henry tersenyum. Sara membalas senyuman Henry dan segera menghapus air matanya.
“Make up ku jadi luntur,” Sara tertawa kecil meihat wajahnya yang belepotan.
“Nah, begitu dong. Aku suka Sara yang ceria.” Sara hanya tersenyum mendengar pernyataan Henry dan langsung Make up kembali.
***
Selesai konser
“By the way, Taemin mana?” Tanya Key. Sara baru menyadari kalau dari tadi Taemin tidak ada. Sara bergegas mencari Taemin tapi, ah, ada, di pinggir kolam.
“Taemin-ah!” Sara berseru memanggil nama Taemin tapi Ia tidak mempedulikan panggilan Sara.
“Taemin-ah!” kini Sara menyapa dari jarak yang lebih dekat. “Kamu sedang apa di sini? Semuanya menunggu di dalam,”
“Baiklah,” kata Taemin sambil tersenyum. Entah hanya perasaan Sara tapi Ia merasa bahwa Taemin sepertinya lemas sekali. Seperti… BRUK! Sara menoleh ke asal suara itu dan....





To be continue... Baca terus ya :) silahkan memberikan komentarnya ^^ gomawo

2 komentar: