Welcome to my blog :)

free counters

Minggu, 31 Oktober 2010

New haircut!


This morning I went to the salon for a haircut. And ... JAAANG! I cut my hair short. This photograph, a short haircut (Right). Feel free, feel better! :)

Selasa, 24 Agustus 2010

Buka Puasa Bersama Kelas XI

Hello! Good afternoon! It was already afternoon and I haven't take a bath for this afternoon hehehe. I'm too lazy to leave this comfortable chair. Hiyaaaaaah~ Oke, back to topic --> BUBAR! what? No, no, I mean Buka Bersama. Yeah, buka puasa bersama seluruh siswa kelas XI SMAN 10 Bandung (eaaa, bilingual jadinya -__-). 


Pada acara bubar ini kelas Bahasa got some embarrassing thing. Jadi ceritanya, setelah sanlat hari terakhir, kita ada acara buka puasa bersama untuk seluruh kelas XI. Nah, terus anak2 bahasa udah siap-siap gitu dengan tajil yang dua macem sekaligus (es buah dan kolek). Gileeee, kenyang sama tajil deh ya. Ada ini nih, some photos of preparation :



hemm, ada sop buah, kolek, nah makan beratnya tuh kita pake nasi bungkus entah apa namanya pada bilang sih SP (Sangu Padang). Tapi ya udah sih yang penting kita makan. Ada lagi nih some pict of kegiatan makan memakan (loh?) :



Dan ternyataaaaaa, jeng jeng jeng! Anak bahasa itu salah dapet Informasi. Kenapa salah dapet informasi? Nah gue tuh di teleponin Santie Sensei, nanya anak bahasa lokasinya di mana. Ya gue bilang di kelas. Eh kata sensei makannya pada di lapang semua wkwkwkwk. Alhasil kita memisahkan diri tapi ya sudahlah gue dan temen-temen inisiatif pindah ke lapang. Tapi pas udah nyampe pinggir lapang pada ngadat katanya malu huahahaha suruh siapa sotoy beud ya resiko sih. Ya udeh kita join with the others. Walaupun pas kita dateng semua mata tertuju pada anak bahasa sambil bawa nasi bungkus. Oh, dear....

Acara makan memakan setelah kita pindah ke lapang :


eh ada Jihad! (Selingan ye ngahahaha)
Nyempetin foto bareng sensei hahaha

Baiklah, sekian postingan dari saya kali ini. Saya tidak mau membuka terlalu banyak aib (hah? what the ...?). hihihi. Selamat sore! Good afternoon! Udah mau magrib, saatnya saya mandi dari tadi menunda-nunda terus :P

See you next post! Yaaaay! <3

ザーラ ちゃん ~

Senin, 23 Agustus 2010

Debuts! Yay!

Hello! Good morning! I want to tell my musical life adventures with my beloved violin, Myeongmiaw! Though not the first time I profiled my courage started to appear on stage with this violin. 

I just have a little collection of photos here. So I'm not going to tell you so much.

Let's get started! First debut, I'm playing solo. In hotels Panghegar with the headline "Concert Bersama bintang-bintang dari Timur". First debuted, I was very awkward and tense time. But I can solved it hehehe. I played the song "Somewhere Over the Rainbow" and "Bouree".


Concert Bersama Bintang-bintang dari Timur (La Prima Music Studio & Do Re Mi)

After the second concert that I forget what it is hahaha. Okay ignore it. I can not sort the order of the concert now.Because I forgot and puzzled. And next, I'm @ Indonesian Young Musician Performance. La Prima Chamber Orchestra :D

Perfomanced

La Prima - Do Re Mi (All Stars)

Then, I have been accompany the Kasepuh (Paduan angklung). 


Next, look along with Labyrinth.


Labyrinth. left to right : Teh Dika (Vocal & Guitar), Kang Bagus (Bass), Kang Tri (Drum), Me (Violin). I look chubby in that picture TT___TT



Performanced

Aha! I almost forgot! Here are some pictures when I and La Prima Chamber perform @ Bandung TV. This live broadcastWe played a lot of songs that day. It was exhausting.
La Prima beloved family @ Bandung TV

Appearances at the Hotel Poster feat. Labyrinth again! Yuhuuuu! <3
Like a solo performanced hehehe :P

I also joined in the BJO (Bandung Junior Orchestra). BJO is a mini orchestra in Bandung. For more details see previous post here.
Bandung Junior Orchestra @ Asia Africa museum

Getting Started in Building independence --> (Gedung Merdeka wakakakak)

Rehearsal for the concert at the New Majestic

Okay, so many stories from me! The last sentence before the end of this post, "I LOVE MUSIC AND VIOLIN SO MUCH!". See you at the next post!


おはようございます

ザーラ ちゃん ~

Minggu, 22 Agustus 2010

Jajah!

Halo, selamat pagi! Ohayou gozaimasu! Good morning! hehe. Oke, saya bingung harus mengawali dengan kalimat apa dulu (penyakit setiap mau posting atau nulis ya begini, nih!). Straight to the point aja ya kayanya gue ngga pandai basa-basi hihihi.

Jadi, teman-teman, gue orangnya mudah jatuh bangun, eh, jatuh cinta gichuuuu. Gue udah menetapkan cinta pertama pada si myeongmiaw (my 2nd violin) eheheh. Terus yang kedua bisa mengambil hati gue adalah BUKU <3 <3 <3 Keliatan sok pinter banget sih emang, tapi ga semua buku juga gue jabanin. Paling ya selevel komik, novel, buku biografi, atau ya yang ringan-ringan gitu deh. Dan kemarin sore gue ke Ciwalk sebenernya sih niat awal gue ke Ciwalk mau menghadiri acaranya Pocari Sweat gitu dan kebetulan ada perwakilan sekolah gue. Nah, sebagai ketua OSIS yang baik (acie bahasa lu pret!) gue nyempetin diri buat hadir dan kebetulan sekali pas nyampe sana pas sekolah gue yang lagi persiapan.

Pas lagi break nih ya, karena ujan gede banget jadi gue jalan-jalan aje deh eh, pas nemu Toko Gunung Agung hahaha. Kenyang lah gue ada toko buku mah. Terus gue liat-lat komik dan novel sekalian nyari buku bahasa jepang dan ini nih buku-buku hasil jajahan gue muter-muter.

Gue dapet empat biji komik, satu novel dan satu buku bahasa jepang, cihuy!

Gue lagi demen banget sama komik Korea soalnya menurut gue gambarnya tuh detail banget. Dan ceritanya ya, Korea banget (ya iyalah). Gue berhasil mendapatkan 3 buah komik Korea dengan 2 buah judul dan seorang komikus yang sama. Buku-bukunya Han Yu Rang nih!

 Sandwich Girl & Female Wolf's Boy

Gue suka jalan ceritanya Sandwich Girl yang mirip-mirip sama Full Hause gitu. Asyik deh! Kalo yang Female Wolf's Boy ceritanya kocak banget, parah abis lah pokonya hahahaha.

Terus kan ya gue seneng banget tuh baca novelnya Ilana Tan (Winter in Tokyo, Summer in Seoul, Autumn in Paris tamat deh!). Tapi yang Spring in London gue baru beli banget. Baru ada waktu ke toko buku lagi (so sibuk abis). Dan belum gue baca sih hehehe hari ini rencana mau gue baca :D

Spring in London (buku seri ke-empatnya Ilana Tan)

Daaaaaan, lengkaplah sudah gue punya ke empat serinya buku Ilana Tan hahaha (girang amat mbak!).

Oke, sekian dulu ya! Gue mau mandi, siap-siap ke Taman Pramuka ada kumpul FOKUS. Dadah! Selamat hari Minggu! :)

ザーラ ちゃん ~

Iseng. Nama korea gue jelek banget :P

My Korean name is Kim Hyun Hyun.
Take Korean Name Generator today!
Created with Rum and Monkey's Name Generator Generator.

Kamis, 19 Agustus 2010

whether I am a trouble maker for you, guys?

What I'm wrong when I went to watch with a man whose status as single? Okay, maybe he has a lot of fans. But,  I have to be a target of the fans? Ridiculous! You're the women who like him too much, please be aware you are nobody for him. And I also know how I should put myself. please appreciate me as your friend or as personal to me. not as a student council president. Because I also have a personal thing and you guys did too. I appreciate you and you were supposed to. Forgive me if it becomes a problem for you. I just wanted to like this.

 素敵な一日を!:D

 こんにちは!

 ザーラ ちゃん ~

Minggu, 15 Agustus 2010

SUMMER SONG - 歌:YUI

lagu penutup malam ini :D


太陽が味方する 日に焼けた君が 手をふるから期待してんだ 約束の季節に 飛び込む 人魚みたいに

校舎のすみに ひまわりが咲く 照れてばかりじゃカッコ悪いね青空にいま 叫びたいほど 君を想ってる

夏が来るから 海へ行こうよちょっとだけ 立ち止まって 迷う日もあるけど

ヘコむ毎日 取り戻す日々 君に会って 笑いあってはじまるよ 夏休み lan la lan la~♪

走り出した 背中には 嘘のないキモチが 映るからTシャツの向こう側 キラキラ輝く 魔法みたいだ

花火の音に かき消されてる 君のコトバが 夜風と変わる肝心なとこ 聞こえないけど わかりあえそうさ

Ah long long long time 待ちこがれてた青春って ほんのちょっと 意地悪だよね

ヘコむ毎日 取り戻す日々 君に会って 笑いあってはじまるよ 夏休み lan la lan la~♪

砂浜に 座り込んで ふたりで 時計 気にしていた波の音 聞きながら 約束なんて出来ないまま

懐かしくなる いつか必ず砂に書いた 未来なんて あてにデキナイ

ヘコむ毎日 取り戻す日々 君に会って 笑いあって
"真っ赤なブルーだ"

夏が来るから 海へ来たんだ虹になった あの空を 忘れたくない

ヘコむ毎日 取り戻す日々 君に会って 笑いあってはじまるよ 夏休み lan la lan la~♪

Selamat Sanlat!

Halo, selamat malam! Oke, seminggu yang melelahan untuk saya, bagaimana dengan anda? Soalnya seminggu yang lalu, eh, dua minggu kayanya, Pengrus OSIS dan IRMA SMAN 10 Bandung sudah mulai kerja banting tulang untuk persiapan sanlat. Sanlatnya di mulai besok, loh! (teruskenapa?) Persiapannya cukup melelahkan saudara-saudara -__-'
Ini ada beberapa gambar nan ciamik (hah?) sebagai saksi bisu perjuangan kami yang dapat menggugah gangguan emosi jiwa.

Cieee ini ibu sekretaris dan Ketuplaknya lagi sibuk rombak proposal uhu uhu :3
Serius amat mbaaaak ...
(kanan:SantriCumla, kiri:TiaraYJC)

Sebenernya disini banyak orang tapi kaya yang cuma berdua cucurucu lagi pada ngegosip sih yang lain di belakang





Naaaaah, ini nih para tersangka ibu-ibu arisan dan seorang bapa arisan (?) Oke, abaikan.  Yang lain sibuk ini malah ngegosip. ~('_'~)

Setelah kita berlama-lama, bersusah-susah, mengucurkan keringat dan berkorban jiwa raga (lebe) udah bikin konsep yang kewl keren juga, ternyata datanglah orang Daarut Tauhid langsung meng-cancel semuanyanya.

Ya udah sih, kita ambil sisi positifnya aja, jadi, panitianya ga terlalu sibuk juga hohoho positive thinking!
Sekian dulu ya teman-teman saya harus cetak foto buat KTP huahahahha, ngga ding, buat majalah satwa unyuuuu :3
Selamat malam! Selamat puasa! Selamat sanlat!

こんばんは、みんな!


Minggu, 01 Agustus 2010

Lyric 나비 (NAVI) – 우리 정말 사랑했어요 (With 케이윌)


참 나쁜 남자죠…그래서 난 어쩌면 더 못잊나봐요
(cham nappeun namjajyo ... geulaeseo nan eojjeomyeon deo mos-ijnabwayo)
You are the worst… perhaps that’s more the reason why I can’t forget you.
추억을 다 뒤져도 행복했던 기억뿐인데
( chueog-eul da dwijyeodo haengboghaessdeon gieog ppun-inde)
Even when I dig through my memories, all I find is the pleasant ones.
생각만 해도 눈물로 얼룩질텐데
( saeng-gagmanhaedo nunmullo eollug jil tende)
Even thinking about it will make me tear up,
그래서 더 미운지 몰라…
(geulaeseo deo miunji molla ...)
So that may be the reason why I hate you even more…
그대만큼 내 맘을 잘 아는 사람
( geudaemankeum nae mam-eul jal aneun salam)
People who understands my heart just as well as you,
이젠 다신 만날 수 없을 것 같아
( ijen dasin mannal su eobs-eul geos gat-a)
I don’t think I can ever meet them again.
사랑해 행복했어요…
( salanghae haengbog haess-eoyo ...)
I love you, I was truly happy…
그리고 미안했어요…
( geuligo mian haess-eoyo ...)
And I was sorry as well…
이렇게 우리
( ileohge uli)
Like this,
헤어지지만 돌아서지만
( heeo jijiman dol-a seojiman)
We separate, and we look back
이것만은 잊지 말아요
( igeosman-eun ij-ji mal-ayo)
But please don’t forget that,
그댈 정말 사랑했어요…..
( geudael jeongmal salang haess-eoyo ... ..)
I truly loved you…
참 착한 여자죠…그래서 더 못잊을거야
She was such a nice woman… that’s more the reason why I can’t forget.
지금이라면 잘해줄 자신 있는데
If it’s now, then I think I could do better for you…
시간은 돌릴 순 없나봐…
But I guess we can’t rewind back the time…
그대만큼 더 좋은 난 그런 사람
A person whom I love more than you…
두 번 다신 만날 수 없을 것 같아
I don’t think I can ever meet such a person ever again.
사랑해 행복했어요…
I love you, I was truly happy…
그리고 미안했어요…
And I was sorry as well…
이렇게 우리
Like this,
헤어지지만 돌아서지만
We separate, and we look back
이것만은 잊지 말아요
But please don’t forget that,
그댈 정말 사랑했어요…..
I truly loved you…
이별을 피할 수 없어 (널 보낼 수 없어)
Separation can’t be avoided (I can’t let you go)
눈물을 멈출 수 없어…
I can’t stop the tears…
이렇게 우리 (이렇게 우리)
Just like this, we (Just like this, we)
스쳐가지만 멀어지지만(멀어지지만)
Pass each other, separate further (and further)
이것만은 잊지 말아요
But don’t ever forget that
그댈 정말 사랑했어요…love you
I truly loved you… love you
(널 사랑해)
(I love you)
우리 정말 사랑했어요…..
We were truly in love…
Goodbye… goodbye… goodbye…
(안녕… 안녕… 안녕…)
(Goodbye… goodbye… goodbye)
Say… goodbye…
(이젠 안녕)
Now, it’s a goodbye.

Translated by jellythecake@musictology.wordpress.com

Minggu, 11 Juli 2010

Henry lau (Share Picture)

Violinist jagoan gue nih! Hahahaha (Y). Silahkan follow bang Henry on Twitter :)

Untuk Safer/Stander, dan SONE (Let's read it!)

Gue hanya mau menanggapi dengan banyak nya komentar mengenai tulisan saya waktu itu baca disini mengenai komentar para Safer atau halusnya temen-temen yang kurang menyukai SNSD yang banyak dapet tanggapan dari SONE maupun SAFER sendiri.

Gue lumayan kaget liat banyak yang ngasih tanggapan dan mau share si post gue itu (dengan melihat postingan gue yang sebelumnya adem ayem aja). Gini ya temen-temen, gue mau sedikit meluruskan. Tentang pakaian mereka yang pamer 'celana dalam'. Oke, kita para SAFER sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan tentang itu. Kita hanya mempertanyakan kualitasnya. Well, gue sendiri emang suka dengerin lagunya SNSD karena emang easy listen buat gue. Tapi pas gue nonton beberapa live show nya mereka atau talk show nya juga, gue ngerasa ada yang aneh dengan yang di transalatekan oleh di pentranslate itu (gue sering download via youtube soalnya). Kata2 mereka ko kayanya ngga pas gitu buat suatu program televisi. Ketika awal debut --> apa keistimewaan SNSD? dan Tiffany menjawab, ‘We are 9 beautiful girls’. Hanya cantik kah? Bagaimana dengan 'bakat'? Just that...

Buat temen-temen SAFER maupun SONE yang mau share silahkan karena blog gue free terbuka buat siapa aja ngga cuma buar para blogger aja orang luar pun bisa ikut nimbrung :) Tapi dengan satu catatan, ngga pake kata-kata kasar ya ^^ Thanks before

Rabu, 07 Juli 2010

ff : I Love You, oh Thank You (ep.2)

ep. 1 : “Nah, sudah sampai tuan putri…” kata Taemin.
“Heng? Loh sudah sampai? Terima kasih ya,” Sara mengucek-ngucek kedua matanya.
“Ya ampun, kamu tadi tidur? Sempet-sempetnya tidur di motor,” Taemin mengomel heran.
“Ngantuk banget sih hehe, makasih ya, muah!” Sara iseng kasih kiss bye sambil cengar-cengir. Taemin masih geleng-geleng aja sama kelakuan Sara.
“Loh, ada Taemin? Ayo mampir dulu,” tiba-tiba Sungmin oppa keluar.
“Engga usah hyung, terima kasih. Ini sudah larut saya harus pulang. Selamat malam,” jawab Taemin sopan.
“Baiklah, selamat malam.” Sambung Sungmin Oppa. Sara melambaikan tangannya pada Taemin dan masuk rumah.
Sara langsung melempar tubuhnya ke Sofa. Sepatunya dilempar kemana-mana. Jeketnya juga. Jeket?
“YA AMPUN!”


ep.2. I Love You, oh Thank You ...

“Ada apa lagi?” kata Sungmin oppa. “Kamu ini anak perempuan jorok sekali masa sepatu dilempar kemana-mana sih?” Sara tidak mempedulikan omelan Sungmin oppa dan langsung berlari keluar sambil membawa jeketnya Taemin.
“Kamu mau kemana?”
“Aku lupa mengembalikan jeket Taemin. Lagipula kenapa si Taemin itu tidak memintanya balik?”
“Kamu bisa balikin besok. Kan?” kata Sungmin oppa.
“Tapi kasian Taemin, kalo dia masuk angin gimana? Padahal besok konser,” Sara masih menatap ke jalanan yang sudah sepi dan tentunya tidak ada Taemin disana.
“Ya sudah besok saja. Kamu juga harus istirahat untuk besok. Seharusnya kamu bersyukur punya pacar yang perhatian seperti Taemin.” Kata Sungmin oppa asal-asalan.
“Taemin bukan pacarku, oppa!” jawabku ketus dan segera masuk lasgi ke rumah. Sungmin oppa hanya tersenyum melihat kelakuan adik kecilnya. Sara segera menuju kamarnya untuk mandi lalu tidur.
“Selamat malam oppa,”
“Semalat malam”
***
Ke esokan harinya…
Hari ini waktunya klub Musik untuk menggelar konser pertama mereka. Sara dan yang lan sudah bersiap-siap. Di belakang panggung mereka masih sibuk berdandan. Sara ada penampilan duet Piano dan Biola bersama Taemin. Senang rasanya bisa mempersembahkan music untuk orang-orang.
“Sara ini gaunmu untuk duet kita. Cepat pakai. Bajunya sepasang loh sama Taemin,” Key memberikan gaun berwarna putih itu dan mulai menggoda Sara.
“Lalu?” jawab Sara singkat. “Ehm, Key, setelah ganti pakaian bantu aku berdandan!” Key segera mengangguk tanda setuju lalu meninggalkan Sara.
15 menit kemudian…
Sara sudah berganti pakaian dan sudah berdandan dengan cantik. Key memang hebat! Sara yang bertubuh mungil kelihatan sangat cantik dengan gaun putih itu dan pernak-perniknya. Tapi Ia sama sekali belum melihat Taemin. Dimana Taemin?
“Kyaa, Sara kau cantik sekali!” seseorang berkata dengan suara yang ku kenal.
“Kau menyukaiku? Kalau begitu jadilah pacarku!” kata Sara iseng.
“Mungkin akan ku terima tawaranmu jika aku laki-laki,” kata Nicole. Kami pun tertawa (Iya lah, apa harus nangis?)
Tiba-tiba seorang pria tampan dengan kemeja putihnya menghampiri Sara. “Sara? Wow, kau terlihat, ng, beda!” kata Pria itu yang tak lain adalah Taemin.
“Wah Taemin basa-basi rupanya. Ya, Sara, sebenarnya Taemin itu mau bilang kau sangat cantik tapi malu-malu” Ledek Jonghyun yang kebetulan lewat. Sara hanya tersenyum dan tidak berkomentar. Dibilang begitu Taemin jadi salah tingkah, garuk-garuk kepala yang tidak gatal.
***
Sara POV
Itu Taemin? Dia tampan sekali. Berbeda dari biasanya. Kelihatan lebih dewasa. Loh? Kenapa aku? Kok jadi pengagum Taemin begini? Pake deg-degan pula… Aduh bisa nervous nih!
***
Taemin POV
Ya ampun, Sara cantik sekali. Aku jadi gugup. Tunggu, bukan cantik, tapi benar-benar cantik!
***
Konser sudah dibuka. Banyak sekali penonton yang datang. Anak klub music pun tidak ada yang menyangka penontonnya akan memadati ballroom seperti ini. Season I dimulai dari penampilan Solo, Season II untuk duet, Season III untuk band atau grup, dan season terakhir adalah sesi orchestra.
Kini saatnya penampilan dari Sara dan Taemin. Bereka berdua naik ke atas stage dengan tangan bergandengan. Kelihatan sangat serasi. Lalu mereka member salam.
“Taemin, aku gugup,” bisikku pada Taemin. Taemin menggenggam tangan Sara lebih erat.
“Percaya kau bisa Sara! Kita pasti bisa!” Taemin meyakinkan Sara. Dan Taemin pun melepaskan genggamannya. Taemin menuju ke pianonya dan Sara pun mengambil biolanya. Sesekali Sara curi-curi pandang kea rah penonton dan, aha! Minho duduk di bangku VIP rupanya. Sara berharap Minho memperhatikannya.
Dan selesai. Permainan duet yang sangat baik dari Sara dan Taemin.
***
Dibelakang panggung…
“Kita bisa!” kata Sara girang lalu memeluk Taemin. Taemin kaget di peluk begitu dan disana juga banyak anak klub music yang memperhatikan mereka. Menyadari hal itu Sara langsung melepaskan pelukannya pada Taemin.
“Wow, pasangan baru nih! Cinta lokasi di stage,” Henry meledek Sara dan Taemin. Wajah keduanya pun memerah.
“Kami hanya partner di panggung ko! Tidak lebih,” Sara angkat bicara. Taemin diam saja dan hanya tersenyum.
“Taemin-ssi, ada yang mau bertemu denganmu! Sara juga!” teriak Key dari belakang.
Sara dan Taemin saling berpandangan seakan saling bertanya ‘siapa?’. Mereka pun menghampiri Key. Oh Minho ternyata dan… Seorang cewek?
“Oh, Minho?” Tanya Taemin cukup terkejut dengan kehadiran Minho dan seorang cewek yang terus-terusan nempel sama Minho.
“Hai, Taemin. Permainanmu bagus sekali! Ehm, Kau juga bagus Sara. Selamat untuk kalian berdua,” Minho member selamat kali ini dengan senyum.
“Terima kasih,” kata Sara dan Taemin.
“Oh iya, perkenalkan namaku tiffany. Aku suka sakali permainan biolamu Sara! Aku sangat terkesan,” kata cewek ganjen yang bernama Tiffany itu. Dia tetap lengket pada Minho.
“Terima kasih banyak, aku tersanjung,” kata Sara yang terkesan ‘terpaksa’ dengan terima kasihnya.
“Siapa sih cewek ini? Gatel banget deket-deket Minho sok rangkul-rangkulan pula,” gerutu Sara dalam hati. Sebenarnya Ia tak mau marah-marah tapi karena sikap cewe ganjen tu dia jadi kesal sendiri.
“Oh iya, aku juga lupa bilang, aku pacarnya Minho.” lanjut Tiffany. Minho hanya mesem-mesem sementara Sara? Bisa dibayangkan wajahnya saat ini.
Sara merasa pipinya panas begitupun dengan matanya. Sara masih berusaha tersenyum agar airmatanya tidak jatuh.
“Maaf, saya permisi dulu, mau ke belakang,” kata Sara cepat dan langsung berlalu meninggalkan mereka. Taemin heran melihat sikap Sara.
Henry melihat Sara lewat dengan air mata di pipinya dan Henry pun menahannya.
“Sara kamu kenapa?” Henry menarik tangan Sara dan Sara hanya diam. Henry berusaha menenangkan Sara. Sara menangis sejadi-jadinya di pelukan Henry.
“Ceritakan ada apa ini?” Tanya Henry lagi saat keadaan mulai tenang. Taemin masih mencari-cari Sara dan Ia dapati Sara berada di pelukan Henry. Taemin hanya tersenyum simpul melihat itu dan pergi meninggalkan mereka.
“Minho… Dia sudah punya pacar, Orang yang selama 1 tahun ini ku sukai” kata Sara yang masih terisak. Henry mengusap kepala Sara, “Sabarlah, masih banyak yang lebih baik dari dia,”. Henry mengusap air mata di pipi Sara.
“Sekarang jangan meangis lagi, aku hanya mengenal Sara yang kuat,” Henry tersenyum. Sara membalas senyuman Henry dan segera menghapus air matanya.
“Make up ku jadi luntur,” Sara tertawa kecil meihat wajahnya yang belepotan.
“Nah, begitu dong. Aku suka Sara yang ceria.” Sara hanya tersenyum mendengar pernyataan Henry dan langsung Make up kembali.
***
Selesai konser
“By the way, Taemin mana?” Tanya Key. Sara baru menyadari kalau dari tadi Taemin tidak ada. Sara bergegas mencari Taemin tapi, ah, ada, di pinggir kolam.
“Taemin-ah!” Sara berseru memanggil nama Taemin tapi Ia tidak mempedulikan panggilan Sara.
“Taemin-ah!” kini Sara menyapa dari jarak yang lebih dekat. “Kamu sedang apa di sini? Semuanya menunggu di dalam,”
“Baiklah,” kata Taemin sambil tersenyum. Entah hanya perasaan Sara tapi Ia merasa bahwa Taemin sepertinya lemas sekali. Seperti… BRUK! Sara menoleh ke asal suara itu dan....





To be continue... Baca terus ya :) silahkan memberikan komentarnya ^^ gomawo

Senin, 05 Juli 2010

ff : I Love You, oh Thank You (ep.1)

“Aw! Pundakku sakit sekali!” rintih Sara sambil memijit-mijit pudaknya. “Apa karena terlalu lama latihan biola? Ya ampun, sebentar lagi tanganku akan copot,”.
“Astaga itu berlebihan! Sini biar aku obati,” kata Henry sambil mengambil balsam di tasnya.
“Terima kasih. Konser pertama kita tinggal 3 hari lagi. Aaaahh, konser belum di mulai pun aku sudah merasa deg-degan duluan,”.
Sekolah Sara dan Henry akan menggelar konser pertama untuk ekskul music mereka. Ekskul ini baru satu tahun berdiri dan ini adalah first debut for them. Well, mereka mati-matian bekerja keras untuk konser ini.
“Yap, bagaimana? Sudah lumayan? Hemm, jangan terlalu di pikirkan, konser kita pasti sukses. Oh ya, hari ini pemesanan tiket sudah di mulai. Semoga peminatnya banyak!” kata Henry semangat.
“I hope that too. Uhm, mana Nicole dan Taemin? Apa sudah pulang?” Tanya Sara melihat keadaan ruang music yang sudah sepi.
“Nicole sudah pulang, dia ada les hari ini. Taemin sedang mendatangi klub Sepak Bola. Katanya anak klub Sepak Bola sudah pesan untuk semua anggota klub. Good news bukan? Berarti orang yang kau suka juga bakal nonton,” Henry tertawa kecil melihat ekspresi Sara.
“Benarkaaaaah? Klub Sepak Bola? Semua? Whoaaaa, aku makin gugup jadinya,”
“Selalu berlebihan. Latihan yang bener biar dia terpesona sama kamu!”
“Henry! Jangan iseng deh!”
“Yataaaa! Tiket laris manis!” teriak Taemin bersama anak klub music lainnya, Jonghyun dan Key.
“Taemin punya bakat dagang yang tinggi hahahaha,” canda Jonghyun sambil menyikut Taemin. Taemin senyum-senyum bangga dibilang begitu.
“Eh, apa kalian dari tadi hanya berdua disini?” Tanya Taemin pada Sara dan Henry yang memang hanya berdua dari tadi. Sara dan Henry mengangguk. Taemin hanya menatap mereka berdua dan menghela nafas panjang.
Sejauh ini cowok yang dekat dengan Sara adalah Henry dan Taemin. Henry yang berada di masa lalu Sara dan Taemin sahabatnya yang Ia sayangi.
“Ah, baiklah sepertinya aku harus pulang. Sampai jumpa dua hari di Gedung N untuk gladiresik. Dan semoga tiket kita bisa sold out ya kawan-kawan! Taemin ayo pulang. Nicole sudah pulang duluan.” Sara menarik tangan Taemin.
“Lah, kanapa aku ikut pulang? Kau kan bisa pulang sendiri,” Taemin mulai iseng.
“TAEMIIIN! Ayolah yang rumahnya searah denganku ya cuma kamu. Masa anak cewe jalan sendirian malem-malem begini?”
“Hahahaha baiklah bercanda ko. Jangan manyun begitu deh jelek tau!”
“ihh!” geram Sara dan Taemin hanya senyum-senyum penuh arti.
***
2 Days later :)
“Oppa! Tolong antar aku ke Gedung N dong, aku sudah terlambat!” Sara berlari mengambil biolanya dan langsung menuju mobil kakaknya.
“Selalu aja!” Sungmin langsung mengambil kunci mobilnya demi adiknya si Sara Lee itu.
“Gomawo my lovely brother!” Sara langsung naik ke mobil.
Pada waktu yang sama…
“Eomma, aku pergi dulu! Sudah terlambat sepertinya. Aku pakai motor ya! Dadah eomma,” dengan terburu-buru Taemin mengambil Helm dan kunci motor, and gruuuung! Let’s go!
Gedung N…
Sara dan Taemin sampai berbarengan di Gedung N. Tapi mereka tak saling lihat karena terburu-buru.
“Ya, Taemin! Kamu pergi bareng Sara hari ini? Tumben. Biasanya Cuma pulang yang bareng,” Tanya Key. Taemin yang bingung menoleh ke sampingnya yang ternyata sudah berdiri Sara yang ngos-ngosan.
“Oh, ngga, kami ngga bareng kok,” Taemin menjawab seadanya dan Sara mengangguk tanda mengiyakan.
“Aku kira did something loh, pacaran gituuuu,” kata Key asal-asalan.
“Oke, cukup cuap-cuapnya kita sudah melewatkan 15 menit untuk gladi. Semuanya cepat ke stage,” dengan sigap Henry memberi aba-aba untuk segera memulai gladi.
Selesai gladi…
“Nicole, langsung pulang? Bareng ya?” Tanya Sara.
“Mian Sara, hari ini aku pulang sama namjachinguku. Jeongmal Mianhae,” kata Nicole minta maaf.
“Hemm, tidak apa-apa. Kalau begitu mana Taemin?”
“Tadi kulihat di luar bersama seorang anak klub basket yang badannya tinggi besar,”
“Baiklah, gomawo Nicole!”
Sara pergi mencari Taemin yang katanya ada di luar gedung. Dan ketemu! Memang sedang bersama cowok dengan postur tinggi yang dalam posisi membelakangi Sara. Sara rasa, Ia mengenal cowok itu tapi ya cuek saja Sara teriak manggil Taemin.
“Taemin! Hari ini pulang bareng lagi ya? Nicole pergi sama pacarnya sih,” kata Sara dengan volume suara yang cukup loudly.
“Astaga, suaramu kencang sekali Sara. Telingaku masih normal!” kata Taemin. Dan disaat yang bersamaan cowok tinggi besar itu enoleh ke arah Sara.
“Oh My God! Cowok itu! Whoaaa, anak klub Sepak Bola yang aku suka!” kata Sara dalam hati. Terlihat sekali ekspresi wajahnya yang kaget.
“Eeeeh, maaf sudah kebiasaan hehehe” Sara pasang tampang sok Imut.
“Oh iya Sara, ini temanku namanya Minho dari klub Sepak Bola. Dan Minho, ini Sara dari klub musik,” Taemin memperkenalkan Minho dan Sara.
Minho menjulurkan tangannya, “Minho” katanya singkat dengan ekspresi wajah datar yang tidak berubah. Sara membalas jabatan tangannya, “Sara” kata Sara sambil tersenyum tipis. Kesal juga kan berkenalan dengan tampang begitu.
Minho berdehem, “Taemin-ah, aku harus pulang sekarang. Lagipula kau sudah di tunggu cewekmu. Aku duluan ya”
“Sara bukan cewekku” kata Taemin cepat. Aku juga baru mau berkomentar tapi Minho sudah angkat bicara.
“Terserah,” jawab Minho singkat. Minho melambaikan tangannya pada Taemin dan menoleh sebentar ke arah Sara dan berlalu…
“Temenmu itu kok rese gitu. Ga ada senyum-senyumnya.” Sara yang kesal to the point aja.
“Aduh, maaf ya si Minho itu kalo baru kenal sama orang emang begitu. Jadi harap maklum,” Sara hanya manggut-manggut.
“Ayo pulang,” Taemin menarik tangan Sara.
“Aw, Sabar dong. Jangan di tarik-tarik tanganku.” Sara melepaskan genggaman Taemin.
“Maaf deh. Nih pake,” Taemin memberikan Helm pada Sara. “Loh, kamu gak pake Jaket atau Sweater? Cua pake Syal ga dingin tuh?” Tanya Taemin sambil memperhatikan Sara.
“Dingin sih tapi udahlah ayo pulang,” kata Sara cuek. Taemin malah membuka Jaketnya.
“Nih pake juga.” Taemin memberikan jaketnya pada Sara.
“Ngga ah, kamu aja yang pake. Lagian aku yang dibonceng ini anginnya ketutup badan kamu,” kata Sara sambil ogah-ogahan.
“Udah pake aja bawel! Nanti kalo kamu sakit kan aku gak mau nanggung.”
“Terus kamu gimana?”
“Aku mah kebal ko, santai aja” Sara segera memakai jaket Taemin walaupun ada perasaan ngga enak juga.
“Jaket Taemin wangi,” kata Sara dalam hati. Taemin sudah memacu motornya.
“Ehm, Taemin-ah!” Sara memecah keheningan.
“Ya?”
“Aku tidak sabar untuk besok!” kata Sara sambil tersenyum. “Ngomong-ngomong temanmu, eh, maksudku Minho, apa dia akan datang?”
“Iya, dia akan datang pastinya. Oh iya, Kostum untuk duet kita kakaknya Minho yang mendesain loh.” Jawab Taemin.
“Oh ya? Dia punya kakak? Rumahnya dimana? Dia orangnya bagaimana?” Sara semakin penasaran pada Minho.
Taemin hanya tertawa mendengar pertanyaan Sara yang bertubi-tubi begitu. “Wah, Curiga nih… Naksir Minho nih ceritanya?” Taemin mulai lagi dengan keusilannya.
“Iiih, engga ko cuma nanya aja,” Sara memukul kecil pundak Taemin. Hemm, kalau Taemin bisa lihat mukanya Sara gimana sekarang, udah merah banget tuh.

***

***
“Nah, sudah sampai tuan putri…” kata Taemin.
“Heng? Loh sudah sampai? Terima kasih ya,” Sara mengucek-ngucek kedua matanya.
“Ya ampun, kamu tadi tidur? Sempet-sempetnya tidur di motor,” Taemin mengomel heran.
“Ngantuk banget sih hehe, makasih ya, muah!” Sara iseng kasih kiss bye sambil cengar-cengir. Taemin masih geleng-geleng aja sama kelakuan Sara.
“Loh, ada Taemin? Ayo mampir dulu,” tiba-tiba Sungmin oppa keluar.
“Engga usah hyung, terima kasih. Ini sudah larut saya harus pulang. Selamat malam,” jawab Taemin sopan.
“Baiklah, selamat malam.” Sambung Sungmin Oppa. Sara melambaikan tangannya pada Taemin dan masuk rumah.
Sara langsung melempar tubuhnya ke Sofa. Sepatunya dilempar kemana-mana. Jeketnya juga. Jeket?
“YA AMPUN!”

To Be Continue

I hope you Like this ^^ thanks before
@icahan

Minggu, 30 Mei 2010

Iris Movie Poster with Big Bang T.O.P garners attention


pada Festival Film Cannes di Perancis, poster dari versi film dari drama ‘IRIS’ yang dibintangi oleh Lee Byung Hun, Kim Tae Hee dan Big Bang TOP sedang digunakan untuk memasarkan film ini.

pada iklan yang biasa nya di Korea, 6 pemeran utama hadir diposter tersebut, akan tetapi untuk versi Internasional, konsep berbeda digunakan pada pemasaran versi film dari drama IRIS ini.

menjadi anggota Big Bang yang terkenal di Jepang dan negara Asia lainnya, pemasaran ini pastinya menguntungkan bagi TOP. perwakilan pemasaran versi Internasional mengatakan ‘binta kpop korea punya banyak fans internasional, jadi biasa nya akan lebih mudah jika poster menggunakan bintang muda. akan tetapi tentunya kualitas lebih penting’. versi film dari IRIS sedang ditayangkan di Cannes, dan mendapatkan tanggapan cukup bagus dari penonton luar negeri.

Source: Edaily SPN + www.bigbangupdates.com

Jumat, 23 April 2010

Bandung Junior Orchestra - Konferensi Asia Afrika




WE ARE BANDUNG JUNIOR ORCHESTRA!

Follow me, I will introduce an orchestra in Bandung! the coolest orchestra hihi :p
Bandung Junior Orchestra (BJO) newly formed around early April and made they debut on 22 April in gedung Merdeka. BJO's member is of students from elementary to high school who has many talents and I was one of the BJO's member muahahaha. BJO also appeared at the top of the closing ceremony of the Asian-African Conference in New Majestie.

what song will they play at the closing ceremony later? SECRET! LOL.
Well, you must read the next posting from meeee! :3
just a notice, Bandung Junior Orchestra is already exists on some web like a detik.com etc...
Our dream is to form a real orchestra in Bandung! yaaaaay! BJO, FIGHTING!
wait for next posting ^^

Kamis, 15 April 2010

GIRLS' GENERATION/SNSD" is Real Girls Generation?

Annyeong! ica come back hihi :p mau post tentang SNSD atau Girls Generation nih. Sebenernya tulisan ini aku daoet dari notes teme di facebook. Dan ini SANGAT MENARIK buat di baca. So' enjoy this :)


Gua ga tau harus mulai dari mana. Pertama, gua bukan SNSD hater, walopun mungkin cenderung ga suka ma SNSD, gua nyaris jadi fans mereka karena MV Into The New World, yang menurut gua keren, tapi gua kecewa ma MV SNSD berikut2nya yang membuat gua mikir ‘Girl’s Generation? Girl’s Generation jaman gua? Bentar deh. Emang anak perempuan di generasi gua sampe sedesperate itu sama cowok sampe nyanyi-nyanyi lagu tentang Kissing You Baby, nyosor-nyosor ke cowok biar dicium? Err, kayaknya ga deh.’

Mungkin para SAFER ato STANDer udah banyak baca editorial tentang SNSD. Gua hanya mau mengemukakan alasan-alasan dan juga opini-opini gua kalo SNSD *kalo ga bubar* setidaknya harus ganti nama. Karena nama Girl’s Generation tampaknya terlalu berat untuk mereka, ato mungkin member-membernya aja yang ga dapet apa makna dari ‘Girl’s Generation’ itu. Kalo mereka ganti nama jadi P-Ara, 9seconds, 9ne1, ato bahkan C-Ara, gua ga bakal peduli ma kelakuan mereka sekalipun mereka ngebakar rumah orang karena iseng aja. Yang gua mau tekankan di sini, nama mereka malah ngebuat generasi anak perempuan jadi jatuh citranya. Entah karena kelakuan yang ga sopan, lagu-lagu yang, maaf untuk para SONE, memberikan kesan bahwa anak perempuan itu bener-bener takluk ma cinta ato karena suka pamer celana dalam.
Gua mule aja dari point-point di mana menurut gua, mereka harus ditrainee ulang (bisa juga dibaca dididik ulang).

1. Manner
SONE pasti bilang ini alasan klasik buat para anti untuk ngebenci SNSD, tapi walopun klasik, ini nyata kok. Korea Selatan adalah negara yang keras dalam hal hubungan sunbae-hoobae, apalagi di dunia entertainment. Para rookie, sesukses apapun mereka, mereka harus selalu sopan sama sunbae mereka. Dan, maaf ya para Sone, SNSD, yang baru saja debut waktu itu, dan, maaf sekali lagi ya Sone, SNSD sama sekali ga sesukses sekarang, ketika mereka ketemu dengan sunbaes mereka, gua hanya inget sunbae nya itu salah satu member Shinhwa, mereka tidak membungkuk seperti salam yang seharusnya. Dan Shinhwa adalah boy band legendaris di Korea, selain karena merupakan perintis hallyu wave, juga karena mereka adalah band yang solid bertahan hingga sekarang. Dan Shinhwa, adalah mantan SM Entertaiment juga, yang artinya sunbae SNSD secara langsung. Dan SNSD tidak membungkuk memberi hormat dengan benar. Juga ketika salah seorang member SNSD menyebut nama Jaejoong dari DBSK hanya dengan Jaejoong. Sedekat apapun hubungan personal antar artis, di Korea memanggil sunbae dengan hanya nama, bukan hal yang sopan. Bahkan Leeteuk Super Junior tetap memanggil sesama member Super Junior dengan –ssi jika on air. Setau gua, beberapa anak SNSD, udah jadi trainee selama bertahun-tahun, apa mereka ga ditrainee secara kelakuan juga?

2. Careless mouth
Semua Sone sama antis, pasti udah pada tau tentang salah seorang member SNSD yang punya mulut yang ga bisa dijaga. Ngomentarin sana sini padahal orangnya sendiri ngaku kalo dia belum begitu mahir bahasa Korea. Kalo lu ga mahir bahasa korea, ya udah, diem aja, jangan ngomentarin sana sini, terus akhirnya dibash, setelah dibash, dengan muka pitiful minta maaf. *Ops, sorry, dia ga pernah minta maaf secara personal. SME yang minta maaf* dan dia juga alasan utama adanya black ocean yang terkenal, di SM Town di China. Gua pikir, tindakan fans-fans SM Town di china sah-sah aja. China baru dilanda bencana, dan ketika Jackie Chan dan JYP membuat proyek untuk ngebantuin korban bencana, ada seorang idol yang teritung baru baru, malah cekakak-cekikikan waktu dia lagi menyiarkan berita tentang bencana tersebut, dan, alasan dia ketawa karena nama daerah bencana mirip ma kosa kata Korea yang lucu. Hal ini yang buat gua ga hormat ma SNSD. Hey, sekitar 500 orang atau bahkan lebih tewas di bencana itu dan sebagian adalah anak-anak perempuan di generasi yang sama dengan dia yang katanya dia wakilin, dan dia malah cekakak-cekikikan?! Dan lu masih menyebut diri lu Girl’s Generation?! Super Junior M ikut variety show konyol untuk ngebantuin korban bencana dan temennya Hankyung pun hilang dalam bencana itu, Jang Nara, menyumbangkan uang hasil kerjanya di china untuk korban bencana padahal penyuka k-pop tau kalo kerjaan Jang Nara di China adalah satu-satunya sumber uang dia. Dan yang dia lakukan hanya ketawa-ketiwi.
Dan kita semua tau ada member SNSD lain yang dengan curhat konyolnya di radio *taeyeon* ngebuat masalah dan ngebuat marah suster (ato bahkan sluruh staff RS) yang bersangkutan. Dan ketika disuruh minta maaf, kok malah KangIn yang merupakn partner DJnya yang minta maaf duluan?
Sebenernya masih banyak cerita tentang ‘mulut yang ga bisa dijaga’ dari member-member lain, tapi gua ga mau ungkit-ungkit. Ntar malah makin keliatan aja jeleknya SNSD.

3. Professionalism
Gua bukan fans DBSK, jadi gua ga begitu tau perilisan single mereka. Tapi di Dream Concert 08, DBSK perform beberapa lagu mereka yang kayaknya udah cukup lama dirilis di Korea, dan mereka ngedance dengan bagusnya seolah-olah lagu itu adalah lagu baru, tanpa kesalahan yang berarti sedikit pun, padahal, jadwal mereka pasti sibuk di Jepang sana.
Sedangkan SNSD, setau gua, SNSD bahkan ketika nyanyiin lagu Genie di salah satu event, mereka ngedance dengan kacaunya, padahal Genie, dirilis setahun yang lalu pun belon ada. Juga ada seorang member yang dibilang bagus dalam hal vocal di SNSD, malah sering ga nyanyi di bagian chorus ketika mereka live.
Sebagai artis juga mereka harus menanggung segala sesuatu kayak tersenyum ketika lagi sedih ato capek, tapi seorang member SNSD malah mengeluhkan image dia, dia harus selalu tersenyum sehingga pundak dia capek, padahal katanya member yang satu ini sudah merenungkan segala kesalahan-kesalahan dia di masa lalu. Menurut gua ini menunjukkan mereka ga cukup professional. Kim Hyun Joong, Baek ji Young Leeteuk, dan masih banyak artis yang lain, bahkan ketika mereka sakit, mereka tetep ngelaksanain job mereka, sampai akhirnya mereka pingsan dan dibawa ke rumah sakit. Terus, apa susahnya untuk senyum, untuk menjaga professionalitas?

4. Fans-Idols’ relationship
Ini juga merupakan titik balik gua yang menjadikan gua hilang respect ma SNSD dan menjadi sedikit anti ma SNSD.
Saat Dream Concert 08, semua antis pasti udah tau betapa ‘liar dan brutal’ nya Sone cowok. Gua pernah baca fans account dari seorang Cassiopea cewek, kalo dia ditendang, dipukul kepalanya sama Sone cowok saat dia mau keluar ke pintu exit, Sone ngeliat dia pegang lightstick merah, warna official DBSK. . Si Sone nyegat dia, dan mulai manggil Sone yang lain. Si Korban tau dia Sone karena si Pencegat duduk di daerah Sone yang deket pintu exit dan dia mulai manggil Sone yang lain, si Cass ini mulai dipukulin, sampe dia jatuh terus ditendangin, dan Sone yang perempuan, hanya cekakak-cekikik ngeliatin dia. Padahal mereka sama-sama perempuan. Gua yakin kalo para antis juga tau ada fans account dari ELF dan Cassiopeia yang isinya mereka ato temen2 mereka disakiti ma Sone, bahkan ada yang katanya diperkosa, terus ada yang baru bangun 2 hari setelah dia ditendanginlah. Dan juga perobekan banner oleh Sone.
Dream Concert 08, pasti jadi topic di internet, bahkan Super Junior Sungmin, di cyworld nya nulis menanyakan keadaan ELF, Cass, TripleS, dan FC2 lainnya, termsuk Sone apakah mereka baik-baik saja, terluka apa tidak. Dan seorang member SNSD, malah dengan santainya menyatakan *gua lupa di fancafe, cyworld ato UFO Reply nya*dia berterima kasih pada fans-fans nya karena telah mendukung SNSD di Dream Concert (nyakitin FC lain *yang kebanyakan adalah FC dari sunbae mereka dari perusahaan yang sama*, ngerobek banner dari Sunbae mereka, jadi SNSD menganggap hal-hal kayak gitu sebagai suatu “dukungan”?)
Juga comment-comment Sone, terutama Sone cowok, tentang beberapa sunbaes SNSD. Ada yang bilang ingin ngef*ck *dlam arti sebenernya* Sungmin lah, dan yang paling bikin gua ilang respect dan menurut gua ga termaafkan mereka bilang “Donghae? Oh, the one who is fatherless”. Hey! Sone dan antis juga tau kalo ada member SNSD yang salah satu orang tuanya udah ga ada, tapi apa antis pernah nyinggung2 tentang itu? Ga! Setau gua Antis ga pernah ngebahas masalah keluarga SNSD, dari sini gua bilang, kalo lu ELF dan dengan bangganya lu bilang kalo lu juga Sone, tolong pikir baik-baik, lu boleh bilang lu fans SNSD, tapi lu juga harus inget, Sone, dengan ga sopannya nyebut Donghae seperti itu. Gua bahkan bukan fans nya Donghae, tapi gua tetep merasa itu kurang ajar.
Dan yang bikin gua kecewa sama SNSD, mereka sama sekali ga nyuruh fans nya berhenti ngomong gitu ato minta maaf. Di Korea, idols punya peran penting dalam mengatur fans nya. Seperti Jaebum yang bilang ‘support 2PM’ setelah controversy nya, cukup banyak Hottest korea yang berbalik ngedukung 2PM sebagai 6 members group. Juga waktu Leeteuk meminta ELF untuk mendukung SJM sebagai 7 members groups, ELF sudah mulai mengurangi aksi konyol “0nly13” dan “Only5” mereka. Di Korea, idols punya andil besar dalam mengontrol kelakuan fans, dan SNSD sama sekali ga ngelakuin apa-apa untuk ngontrol fans mereka.
Satu hal lagi yang buat gua kecewa ma Sone, Hyeoyeon di Strong Heart (gua mang ngikutin Strong Heart tiap episode nya, walopun SNSD yang jadi bintang tamu) cerita bahwa dia pengen keluar dari SNSD (ide bagus, bakat Hyeoyeon terlalu disia-siakan di SNSD) dan nerusin studynya di China, karena di SNSD sendiri dia ga banyak berkembang (iyap, Hyeoyeon nurunin skill dance demi lagu-lagu yang, maaf lagi nih, Sone, kurang bermutu untuk dancer sekelas Hyeoyeon). Dan reaksi Sone adalah, membuat dugaan-dugaan yang menimbulkan kesan kalo Hyeoyeon benci ma beberapa member SNSD karena image blonde nya diambil member lain, center dancer stage diambil juga ma member lain. Sebagai fans, seharusnya Sone ngedukung Hyeoyeon donk, bukannya malah buat dugaan-dugaan yang ngejatuhin dia.*Oh, iya, gua lupa. Sone kan suka SNSD bukan berdasarkan talent, tapi muka.*
Ngaku aja Sone, kalian jarang muji talent anak-anak SNSD (mungkin karena emang susah nemuin talent dari anak-anak SNSD, jadi puji aja yang keliatan, kayak muka ma badan). Ini juga menunjukkan kalo popularitas SNSD sebagian besar hampir karena management dan penampilan luar mereka. Hyeoyeon ma Taeyeon yang punya bakat paling menonjol di antara member-member lain, tapi fan base mereka, apalagi Hyeoyeon yang paling sedikit .

5. Support each other on the group
Leader SNSD, ex-leader tepatnya, pada saat dia mau mengundurkan diri, anak-anak SNSD malah bilang ‘ok. Lagipula selama ini kita melakukan sesuatu seolah-olah kita ga punya leader.’ Apa ini yang disebut ‘girl’s generation’? ketika seorang temen kalian down dan mau mundur, kalian malah bilang sesuatu yang bikin keadaan ga membaik. Well, gua yakin anak –anak perempuan punya solidaritas yang tinggi, mereka ga bakal ngejatuhin temen mereka yang lagi down kecuali kalo mereka bener-bener jahat dan type backstabber. Dari kalimat gua tersebut, kalian tahu maksud gua.

6. Personal Apology
Sampai sejauh ini, yang gua tau, selalu SM Entertaiment yang minta maaf atas kesalahan-kesalahan bodoh yang dilakukan SNSD. Mungkin ada beberapa personal apology, tapi kebanyakan SM Entertaiment yang minta maaf atas kelakuan mereka.

7. Super Junior girl version
Banyak yang bilang SNSD adalah Super Junior girl version. Tapi coba diliat dulu, sejak mau debut Super Junior memang dipromosikan sebagai group yang berbakat dalam segala bidang, bukan cuman menyanyi saja, makanya ga aneh jumlah mereka 13. Coba liat perbandingannya, yang jago ngedance di Suju, 4 orang, yang jago nyanyi di Suju 4 orang, 8 orang berbakat dari total 13 orang. Dan mereka juga sejak awal ditargetkan di dunia entertainment di segala bidangnya, gua tekankan lagi DARI SEJAL AWAL. Sedangkan SNSD, gua hanya tau SME bilang girl group ini diperuntukan bagi pria beurumur 30-40 taunan walopun pada prakteknya banyak anak remaja dan young adult juga suka. Tapi ewww~, dari statement tersebut jadi ga aneh kan para antis bilang SNSD suka ahjuhssi. Dia bilang Girl’s Generation tapi kok diperuntukkan untuk orang-orang yang usia nya pantes jadi adiknya bapak gua. Itu sih sama aja nyebutin, generasi perempuan yang diwakili SNSD cocoknya sama om-om umur 30an ke atas.
Mungkin iya SNSD mirip Suju, karena jumlah yang overloaded, tapi secara talent, kayaknya harus dipikir-pikir dulu. SNSD hanya punya Hyeoyeon dan Taeyeon yang bakatnya di atas rata-rata, sedangkan yang lain? Member yang lain harus berterimakasih pada waktu trainee yang lama, yang ngebuat mereka setidaknya jadi lumayan. Dan sejak awal tujuan SNSD bukanlah multi talented group seperti Suju yang punya comedian, singer, dancer, MC, and blablabla.
Dan kalo ada yang bilang SNSD kayak Suju dalam hal variety show, bahkan Sunny yang menurut gua cukup lucu, dibilang Heechul kalo dia masih jauh dari variety show.
Sementara menurut gua, yang buat SNSD ga mirip Suju, tentu aja karena kelakuan mereka beda jauh sama Suju. Super Junior adalah boy group yang masih membungkuk berterima kasih pada audience walaupun para audience udah pada pulang. Super Junior mendukung satu sama lain, gua yakin kalo Leeteuk mau mundur dari posisi dia sebagai leader, member yang lain ga akan ngomong hal ‘sekejam itu’ sama Leeteuk.

Gua ga suka mereka, bukan karena mereka plastic, operasi plastic hal yang wajar di Korea, Kyuhyun (yang juga dengan berbesar hati ngaku), Jaejoong, Leeteuk bahkan anak-anak SMA setidaknya 70% udah operasi plastic. Gua malah kagum sama beberapa artis kayak Solbi yang dengan berbesar hati ngaku kalo mereka operasi plastic, ga kayak *ehembatukehem* seseorang di SNSD yang keliatan jelas operasi plastic pada mata dan rahang nya tapi malah menyiarkan di radio kalo dia ga operasi plastic, malah jadi keliatan kayak orang bohong kalo gitu, ketauan oplas tapi ga ngaku. Gua juga ga suka ma mereka bukan karena mereka cantik-cantik, langsing-langsing, super model figure, and bla bla bla bla. Ato karena mereka pamer kaki, perut, karena group-grioup lain juga toh gitu. Gua ga suka mereka karena mereka bernama “Girl’s Generation” tapi sama sekali ga mencerminkan generasi anak perempuan jaman sekarang, malah mungkin jadi ngerendahin martabat perempuan yang udah susah payah diperjuangkan. Ketika awal SNSD debut, SNSD pernah ditanya, apa keistimewaan SNSD? dan Tiffany menjawab, ‘We are 9 beautiful girls’. Jadi perempuan di mata Tiffany hanya perlu cantik? *Well, ga heran otaknya dia jarang dipake* Super Junior M Zhou Mi pernah bilang ‘Beauty depends on the beholder’, dan gua masih percaya sama hal itu sekarang jadi menurut gua. Sebagai perempuan, gua ga mau generasi gua diwakili oleh perempuan-perempuan yang mikir kalo kecantikan itu nomor satu dan gonta-ganti pacar adalah hal yang hebat *apalagi pacar-pacar yang lainnya masih temen, malah jadi keliatan kayak piala bergilir*, kalo hanya cantik aja udah cukup. Maka dari itu, gua lebih milih After School dan 2ne1 sebagai wakil dari generasi gua. Gua bukan fans After School dan 2ne1, tapi menurut gua dibanding SNSD, After School dan 2ne1 lebih cocok menyanding nama ‘Girl’s Generation’ karena dari attitude, manner, dan lagu mereka pantas untuk itu, walaupun Gahee udah tante-tante. Lagu mereka ga hanya cerita tentang mencium cowok, mandek ma cinta pertama, ngabulin keinginan cowok, jadi mannequin dan nulis-nulis di papan tulis.

Sone-sone yang baca ini pasti bilang, ini orang yang nulis sebenernya fans nya SNSD and blablablablabla, dengan teori khas fans gila lainnya. Gua udah bilang sebelumnya, gua pernah suka SNSD karena MV Into The World mereka yang benre-bener girl power, tapi kelakuan-kelakuan mereka ternyata ga pantes dianggap sebagai girl power dan girl’s generation.

Sone-sone juga pasti bilang, SNSD ya SNSD, jangan banding-bandingin ma girl group lain. Well, tanpa dibandingin pun mereka udah rata-rata aja kok, malah cenderung jelek karena masalah-masalah yang mereka buat *hm jadi group yang famous karena skandal dong yah*. Kalo girl group lain bisa bersikap sopan kenapa SNSD ga? Kalo group lain bisa ngejaga pakean dalemnya tetep tertutup, kenapa SNSD ga?
Dan masalah image, banyak yang bilang image dari management, artist ga bisa nolak. Kalian udah tau kasus Heechul? SM udah berkali-kali minta dia ngurangin kelakuan anehnya, tapi dia nolak. Jo Kwon juga, bahkan sampai JYP nya langsung yang minta, Jo Kwon menolak baik-baik.
Kalo ada Sone yang baca ini, terutama perempuan, coba pikir sekali lagi. Kebebasan lu untuk suka ma group band apa, tapi kalo lu pikir, Girl’s Generation adalah nama yang cocok untuk disanding mereka, well, gua ga bisa ngomong apa-apa kecuali, lu udah ngecewain generasi lu. Dan kalo Sone cowok, ya gua sih no comment, emang rata-rata cowok ngeliat dari penampilan luar, jadi ga aneh banyak cowok suka SNSD. Toh dari dulu sampe sekarang, cowok emang suka tipe cewek submissive kayak SNSD.


So, what you're opinion chingudeul?


Via facebook : Adistri Choi 시원

Rabu, 14 April 2010

ff (oneshoot) : Prince Piano

Annyeooong! Tadinya mau nerusin ff yang sarangui mellodi cuma malah jadi ff baru kekeke. Kali ini aku bikin oneshoot. Ya baca sajalah chingu^^ Mian kalo beribet ceritanya hahaha maaf juga kalo ngga jelas kaya authornya hihi :p

So, selamat membaca ff yang lumayan panjang ini~


Setiap pulang sekolah, aku dan teman-teman sering mampir di sebuah kafe yang bernama La Prime café. Mungkin bisa dibilang kafe ini tempat nongkrong kami. Hari ini aku juga sedang berada di La Prime café. Selain datang dengan teman aku juga sering datang ke kafe ini sendirian, begitupun hari ini. Sebenarnya kafe ini biasa saja, sama seperti kafe-kafe lain yang ada di Seoul. Hanya saja aku sangat tertarik dengan pemain piano di kafe ini.

Pemain piano itu selalu membuatku tak ingin beranjak dari tempat itu dengan alunan musik yang begitu lembut dan damai. Dia seorang pria berpostur jangkung dengan kulit putih bersih seperti bayi dan berwajah imut pula. Matanya sipit, berbeda dengan mataku yang bulat. Jika ia tersenyum atau tertawa matanya jadi seperti terpejam. Namanya Henry. Henry Lau.

Hari itu kafe sedang sepi. Dan aku memilih tempat duduk di dekat panggung supaya bisa melihat Henry lebih dekat. Jujur saja aku tidak pernah bosan melihatnya bermain pian walaupun aku sering datang kemari. Menurutku ia mempesona! Dia sangat berkharisma ketika sedang bermain piano. Permainan pianonya selalu membuatku kagum. Sepertinya bukan hanya aku yang selalu memperhatikannya. Karena, setiap anak putrid yang datang ke kafe ini pasti selalu senyum-senyum sendiri melihat Henry atau langsung bisik-bisik pada temannya. Ya, mereka menggosip tentang Henry. Hobi anak perempuan. Memang ku akui Henry itu tampan.

Selesai memainkan lagunya, Henry menundukan kepalanya lalu melirik ke arahku dan tersenyum. Senyumnya manis sekali! Membuatku mau pingsan saja! Henry kembali meletakkan jari-jarinya di atas tuts-tuts piano dan mendekatkan wajahnya ke mikrofon. Pada saat itu pula ia melihat ke arahku lagi.

“Nona berpita Merah yang disana, apa mau meminta suatu lagu?” Tanya Henry. Tadinya aku tidak menjawab karena kurasa dia tidak berbicara padaku. Tapi setelah kusadari hanya aku yang memakai pita warna merah, aku jadi salah tingkah.

“Eh, hmm, aku ingin lagu A Whole New World!” Kataku spontan karena itu lagu favoritku.

“Baiklah kalau begitu kita berduet!” Henry bangkit dari kursinya dan mengambil mikrofon. Lalu ia memberikan mikrofon itu padaku.

“Maaf, apa tidak apa-apa? Lagipula….” Belum selesai bicara Henry sudah memotong.

“Santai saja. Kafe sedang sepi jadi tidak perlu gugup, oke?” Henry tersenyum padaku dan karenanya aku tidak bisa menolak.

Henry mulai memainkan nada demi nada. Akupun mulai menyanyi. Padahal aku belum pernah bernyanyi di kafe sebelumnya. Tapi kali ini aku bernyanyi dengan nyaman sekali.

Setelah lagu selesai aku duduk kembali ke tempatku dan Henry juga beristirahat sebentar. Kukira dia beristirahat diluar atau, ya… Di tempat lain, mungkin. Ternyata ia menghampiri mejaku.

“Permisi nona, boleh saya duduk disini?” Tanya Henry dengan senyum mautnya..

Dengan sedikit gugup aku menjawab, “Ah, iya boleh. Silahkan.”

Henry melihat sekeliling, sepertinya sedang memastikan atau apa, ya aku tidak tahu.

“Kau datang sendiri?” Tanya Henry.

“Iya. Teman-temanku sibuk dengan urusanya masing-masing.”

“Ngomong-ngomong kita belum berkenalan kan? Kenalkan aku Henry Lau. Cukup panggil Henry saja.” Henry menjulurkan tangannya padaku. Dan aku membalas jabatan tangannya.

“Aku Han KyoungMi. Kau bisa panggil aku Kyoungmi.” Aku menyunggingkan senyum walaupun pasti terlihat kaku. “Oh iya Henry, aku suka permainan pianomu. Aku selalu ingin bisa bermain piano tapi tidak ada yang bisa mengajariku.” Kataku.

Henry tertawa kecil mendengar perkataanku yang polos. “Kalau kau mau, aku bisa mengajarimu.”

“Benarkah? Aku mau! Tapi kamu kan harus bermain disini?”

“Bisa ku atur. Lagi pula ini kafe pamanku dan aku bermain disinipun tidak dibayar. Aku bermain sesukaku.” Kata Henry sambil tertawa.

“Baiklah. Oh, sudah sore. Aku harus pulang. Aku permisi dulu.” Kataku cepat sambil mengambil tasku.

“Oke, hati-hati. Perlu kuantar?”

“Tidak perlu, lagi pula kita baru kenal. Maafkan aku. Sampai ketemu.” Aku langsung membungkukkan badan untuk member salam.

“Sampai ketemu.” Henry membungkukkan badan dan melambaikan tangannya ketika aku keluar dari kafe.



***



Seperti biasa aku mengunjungi kafe itu. Henry dan aku selalu mengobrol dan Henry tidak melupakan janjinya untuk mengajariku bermain piano.

Sebulan setelah perkenalan kami, kami makin dekat dan akrab. Ternyata kami sama-sama suka film dan kami hamper selalu nonton bersama. Kami juga penggemar music klasik. Aku mulai tahu banyak hal tentang Henry, pria yang mungkin sudah memikat hatiku.

“Kyoungmi!” Henry melambaikan tangannya. Dia sudah menunggu di depan gerbang sekolahku. Hari ini aku dan Henry akan pergi ke toko alat musik kakaknya Henry yang baru saja di buka.

“Henry, sudah kubilang tunggu aku di kafe saja.” Kataku pura-pura ngambek dan memanyunkan bibir. Sebenarnya aku senang sekali Henry datang menjemputku.

Henry tertawa melihat tingahku. “Kau tidak suka aku jemput? Baiklah aku pulang.” Henry membalas tingkahku dengan cara berlagak tak peduli.

“Eh! Oke, oke, arraseo! Jangan marah seperti itu. Seperti tante-tante!” Kataku sambil menjulurkan lidah.

“Siapa yang tante-tante? Ah, sudah tidak usah dibahas. Ayo pergi.” Henry memberikan Helm padaku dan kami segera berangkat ke toko baru kakaknya Henry.

Sesampai disana aku langsung di kenalkan pada kakak Henry.

“Kyoungmi ini kakakku Zhoumi, dan kakak, ini Kyoungmi.” Aku dan Kak Zhoumi saling berjabat tangan dan tersenyum.

“Baiklah silahkan melihat-lihat.Sebenarnya hanya toko kecil saja. Aku tinggal dulu ya.” Kak Zhoumi melambaikan tangan pada kami.

“Keluargamu benar-benar pencinta musik ya? Sampai membuka toko alat musik ini.” Kataku sambil memperhatikan sekeliling. Tiba-tiba Henry meninggalkanku dan dia berdiri di depan sebuah Grand Piano putih yang kelihatan mewah.

“Cantik sekali!” seru Henry dengan mata berbinar.

“Hah, pantas saja sampai sekarang kau belum punya pacar. Kau lebih cinta pada musik dan piano tanpa memperhatikan sekeliling.” Kataku asal-asalan karena melihat tingkah Henry.

“Oh ya? Kata siapa? Sok tahu kau ini!” Henry cekikikan. “Dengar ya, musik dan kau adalah dua hal yang tidak bisa aku lepaskan”.

Mendengar perkataan Henry aku merasa pipiku panas. Dan sepertinya sekarang wajahku sudah memerah seperti kepiring rebus.

“Kau bercanda? Tidak lucu tahu! Aku ingin pulang.” Kataku.

“Bercanda? Aku serius. Kenapa ingin pulang? Baru sebentar kita disini kan?” kata Henry senyum-senyum melihatku salah tingkah.

Aku berjalan keluar toko meninggalkan Henry. Henry langsung mengejarku keluar.

“Baiklah, baiklah, kita pulang tapi jangan marah-marah seperti itu. Seperti tante-tante!” Henry usil sambil mengecak-acak rambutku.

“Hey, itu kalimatku!” Kataku sambil mencubit Henry.

Henry langsung mengantarku pulang.

“Nah, masuklah. Diluar dingin sekali.” Kata Henry.

“Tidak apa-apa Henry. Aku baik-baik saja. Aku bukan orang yang mudah terserang flu,” Aku tertawa kecil. “Kau bisa pulang sekarang. Terima kasih sudah mengantarku pulang”

“Baiklah, tidak masalah. Besok datanglah ke kafe. Ada yang mau aku tunjukkan.” Kata Henry sambil bersiap untuk pulang. Aku mengangguk. Henry melambaikan tangan padaku. Aku membalas lambaiannya.

Setelah banyangannya menghilang dibalik jalan, aku membalikkan badan untuk masuk kerumah. “Dia benar-benar pria yang baik dan perhatian,” batinku.



***



Esoknya aku sudah merasa baikkan dan sudah bisa oergi sekolah. Sesuai janjiku, pulang sekolah aku langsung menuju ke kafe.

“Henry! Aku sudah datang!” Aku langsung menyapa Henry di kafe.

“Terima kasih sudah datang. Baiklah, sekrang duduk disini dan lihat aku.” Henry sudah menyiapkan Meja paling dekat panggung.

Henry duduk di depan piano dan endekatkan wajah ke mikrofon. “Lagu ini kubawakan khusus untuk Kyoungmi.” Senyumku langsung mengembang begitu ia menyebut namaku. Henry mulai memainkan nada demi nada. Henry membawakan lagu The Name I Loved, salah satu lagu kesukaan Kyoungmi.

Naega saranghaetdeon geu ireum
Bulleoboryeo nagalsurok neomu meoreojyeotdeon
Geu ireum ijen jeogeonoko na ulmeogyeo
Nae ane sumgo sipeojyeo
Neol saranghal subakke eobseotdeo
Geu nareul ijen arajwoyo
Irul su eomneun sarangdo saranginikka



(That name I loved
Became too distant as I went out to call it
I now write that name down
I'm on the verge of tears
I want to hide within myself
Remember that day now
Where all I could do was love you
Because an unachievable love is still love)



Begitulah lirik lagu yang Henry nyanyikan khusus untukku. Aku kaget suara Henry begiu bagus. Aku baru pertama kali mendengarnya menyanyi. Henry mendekatkan wajah ke mikrofon,

“Kyoungmi, Saranghae!” Henry mengatakan kalimat itu dengan tegas namun lembut. Bagiku itu adalah sebuah kalimat paling berarti dan aku selalu menunggu seseorang yang mengatakannya dengan kesungguhan. Atau mungkin kalimat yang paling dinantikan semua orang, aku cinta kamu. Tanpa terasa aku menitikkan air mata karena aku merasa sangat bahagia.

“Aku juga mencintaimu.” Kami berdua saling berpandangan untuk beberapa saat.

Aku akan tidak pernah menyesal telah mengenal seorang Henry. Pria baik hati yang sangat kucintai.


Gomawo yang udah baca :) komentar dan sarannya ya...